Kamis, 12 Maret 2015

"Remembering Jogja" (Foto dan Tulisan)

Jogja, Jawa Tengah terkenal sebagai kota pelajar, banyak sekolah dan universitas disana; alasan inilah yang membuat saya tertarik untuk kuliah di Jogja. Di kota inilah saya juga mengalami banyak kejadian penting dalam hidup saya, banyak hal hal non formal yang saya pelajari, melalui pergaulan, organisasi dan vihara. Sebuah kota yang tenang dan nyaman, dengan nuansa kesultanan yang anggun mempesona, dan wejangan wejangan kebijaksanaan lama yang diwariskan turun temurun; ADEM (baca : sejuk) mungkin ini satu kata yang menggambarkan kota Jogja.





Satu tempat yang selalu saya ingat adalah Vihara Buddha Prabha yang terletak di Gondomanan, di ujung selatan jalan Malioboro awalnya adalah klenteng tua yang sudah berdiri sejak 1846, yang kemudian bercampur dengan vihara Buddha. Dari beberapa sumber yang saya dengar bahwa pada awal berdirinya, Vihara Buddha Prabha atau yang waktu itu masih bernama Klenteng Hok Tik Bio merupakan hadiah untuk istri Sultan Hamengku Buwono II yang merupakan keturunan Cina.

2 Kenangan yang sangat melekat dalam ingatan saya terkait dengan Vihara Buddha Prabha ini, yang pertama adalah kegiatan ramai setiap tahun baru Cina / Imlek yang saya habiskan bersama teman teman seperjuangan untuk tertawa dan bermain semalaman dan ketika gempa besar di jogja terjadi dan Vihara Buddha Prabha menjadi salah satu posko besar yang aktif memberikan bantuan hingga ke pelosok pelosok desa. Saya masih ingat kuat kala itu dalam mobil carry membawa beras dan bermacam macam kebutuhan sehari hari berkeliling, mencari tempat tempat yang jauh dari bantuan, masuk ke desa desa yang saya sama sekali belum pernah kunjungi; bersama orang orang bersama sama tidak memikirkan hal lain selain membantu, berkeringat dan bekerja keras. (waktu kejadian setelahnya, gunung Merapi meletus saya sudah tidak di Jogja, tapi saya yakin suasana dan motivasi menolongnya sama kuat, bahkan mungkin lebih kuat lagi).





Tidak jauh dari Jogja, ada tempat yang bernama Borobudur, mungkin sebagian besar orang tidak mengetahui bahwa sebenarnya Borobudur tidak terletak di Jogja tapi di kota Magelang. Walaupun judul tulisan ini "Remembering Jogja" tapi sudahlah saya mau cerita sedikit mengenai Borobudur.

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya kota Semarang, 86 km di sebelah kota Surakarta dan 40 km sebelah barat daya kota Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh penganut Buddha Mahayana sekitar tahun 800 Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. (sumber : wikipedia).

Yang luar biasa dari Borobudur adalah, desain bangunan candi yang hampir setiap sisinya memiliki arti. Dimulai dari 3 tingkatan bangunan candi yang menggambarkan Kamadhatu, Rupadhatu, Arupadhatu; 2672 panel relief pada dinding candi, candi utama di puncak yang menggambarkan pencapaian kebuddhaan, dan banyak lagi detail detail lainnya. Setiap kali saya mendengar guide di area lokasi menjelaskan kepada turis lain, saya selalu merasa terpesona, Borobudur seperti sebuah perpustakaan raksasa, jika di dengarkan setiap pengunjung pasti akan mengenal sedikit bagian ajaran sang Buddha Gautama. (detailnya ada di Wikipedia :)







Hanya sedikit yang bisa saya sampaikan mengenai Jogja dalam tulisan "Remembering Jogja" ini. Tulisan dan foto ini ide dari kunjungan saya dalam rangka menemani adik saya Wisuda. Sekarang semua adik saya yang kuliah di Jogja sudah lulus, tinggal adik saya paling kecil yang sekarang saja masih SD :) entah kapan lagi saya bisa berkunjung ke Jogja. Sebuah kota yang multi kultural, berwawasan luas, hangat dan damai; tempat yang tepat untuk pelajar mengembangkan diri baik secara formal maupun informal. Jika ada yang bertanya kepada saya, sebaiknya kuliah di mana, pasti akan saya jawab Jogjakarta.

Vidya Putra
[VPhotography]
Telp / Sms 081293920411
Whatsapp / Line 082211777610


Jumat, 06 Maret 2015

Terima Kasih papa dan mama Tristan Fajrin

Kata papa-nya Tristan berarti "Gagah berani" namanya memang berkesan gagah berani, jadi karena penasaran dan rasa tertarik saya coba Google arti nama Tristan dan ternyata banyak diterjemahkan sebagai Legenda, Kegemparan, Gagah berani dan Ksatria; benar benar nama yang bagus sekali buat anak laki laki.

Memang nama terkadang mencerminkan sifat seorang anak, dan sifat seorang anak mencerminkan namanya; saya percaya nama seseorang itu juga jodoh dari Tuhan :) Baby Tristan yang ganteng ini kuat sekali, di umur yang baru 3 bulan saya sudah merasakan genggaman tangannya yang kuat, selain itu di umur 3 bulan Tristan kecil sudah bisa berguling dari posisi terlentang menjadi tengkurap dan sebaliknya (dia lakukan itu untuk pindah posisi :) benar benar anak yang "Tristan" menurut saya.

Kagum dan senang sekali bisa memfoto Tristan kecil, terima kasih papa dan mama Tristan sudah memilih saya untuk memfoto Tristan.





Vidya Putra
[VPhotography]
Telp / Sms 081293920411
Whatsapp / Line 082211777610

Minggu, 22 Februari 2015

Terima kasih papa dan mama Zuri dan Zahwa

Ketika saya tanya siapa nama anaknya, yang pertama adalah Zuri dan yang kedua Zahwa. Saya langsung merasa kalau kedua namanya bagus sekali, memberi kesan cantik dan mandiri (menurut saya :) dan persis seperti namanya keduanya memang cantik dan mandiri.

Sebagai anak tertua Zuri terbiasa bermain sendiri, sepertinya bermain dan bersenang senang bagi Zuri sangat mudah, hanya dengan sedikit balon balon di halaman rumah Zuri sudah senang sekali, bahkan di sore hari ketika semua sedang bersantai Zuri bisa asik bermain sendirian. Sama halnya dengan anggota baru di keluarga, baby Zahwa anak yang penuh rasa ingin tahu, ia memperhatikan segalanya dalam diam, pasti akan menjadi anak yang pintar nantinya.





Welcome to the world buat Zahwa, buat papa dan mama Zuri dan Zahwa, terima kasih sudah memilih saya untuk memfoto mereka berdua, andaikan mama dan papanya ikutan foto, pasti lebih pas :)

Vidya Putra
[VPhotography]
Telp / Sms 081293920411
Whatsapp / Line 082211777610


Minggu, 01 Februari 2015

Terima kasih Wedding Mydian dan Leony

Entah namanya beruntung, karma baik atau nasib, jodoh untuk berkenalan dengan teman bisnis AIGLETYQUE. Mereka adalah Anita dan Putu Ayu, orang orang yang penuh semangat dan pikiran positif berbisnis sambil menikmati prosesnya, dan selama berkenalan dengan mereka saya jadi ikutan bersemangat.

Karena kebaikan mereka, saya jadi bersemangat ketika Anita mengatakan teman dekatnya butuh fotografer untuk acara weddingnya, dan info itu saya dapatkan persis H-1 malam, saya langsung menawarkan diri untuk membantu dengan free (walaupun akhirnya dapat angpau wedding:)

Pasangan tersebut adalah Mydian dan Leony. Keduanya nampak cantik, ganteng dan ramah, benar benar pasangan yang menyenangkan untuk di foto :) terima kasih Mydian dan Leony untuk kesempatan yang diberikan, semoga kalian berdua sukses dan berbahagia selalu bersama...



Sabtu, 24 Januari 2015

Terima Kasih maternity Hinto dan Leny

Hampir semua fotografer profesional pasti memulai karirnya dengan menjadi fotografer untuk teman teman dekatnya, demikian juga dengan saya. Hinto dan Leny adalah teman dekat yang selalu dengan baik hati menawarkan saya untuk mengambil foto mereka. Semua dimulai dari foto prewedding mereka, wedding di Serang dan sekarang Maternity.

Saya sudah mengenal Hinto sejak lama, dan setelah berkenalan dengan Leny kemudian mengambil foto mereka berdua beberapa kali, saya semakin yakin mereka sangat cocok berdua, mereka saling menghormati, sabar dan selalu saling peduli, dan saya rasa itulah yang membuat sebuah hubungan menjadi awet.

Terima kasih Hinto dan Leny buat kesempatannya :) semoga kalian suka dengan foto kita kali ini.